Istri Tetangga yang Hamil

Istri Tetangga yang Hamil | novelasupan.com

Istri Tetangga yang Hamil | novelasupan.com – Namanya adalah Mila,saat ini usia kehamilannya menginjak usia 6 bulan. Meskipun posturnya tidak terlalu membusung tapi sudah tampak kalau saat ini dia sedang hamil. Saat kehamilan Mila menginjak usia 4 bulan, Mila malah di tinggal suaminya sendirian di rumah di karenakan suaminya terjerat hukum. Sang suami haru di penjara karena suaminya adalah pengedar narkoba.

Ruamah Mila tidak jauh dari rumahku yang posisinya tepat ada di belakang rumahku yang harus masuk gang-gang kecil, sementara itu rumah menghadap ke arah jalan besar.
>Aku membuat pintu pembatas untukku agar tidak memutar jika hendak ke belakang rumah yang di mana ada kampung kecil di sana. Karena pintu itu juga aku dapat keluar masuk bebas ke rumah Mila tanpa sepengatuhuan orang lain jika aku sering kerumahnya.

Istri Tetangga yang Hamil | novelasupan.com

Di awal cerita Mila menghampirku di saat aku sedang duduk bersantai di depan rumah. Kebetulan waktu itu aku sedang sendiri,istri dan anakku  saat itu sedang pergi. Tujuannya Mila menghampiriku saat itu adalah ingin meminjam uang kepadaku. Karena iba aku memberikannya uang pinjaman bahkan aku memberinya lebih dari nominal yang ingin dia pinjamka, ambil saja untuk membeli makanan yang sehat kataku dan Mila pun berterimakasih berulang kali kepadaku.

Selang beberapa hari tanpa sengaja, aku bertemu Mila di warung bu Roro tetanggaku juga. Dia bilang kalau aku harus ke rumahnya saat itu juga karena ada yang ingin dia bicarakan, karena saat itu sudah jam 8 malam ya aku menyanggupinya tapi aku menyruhnya untuk pergi duluan. Saat itu aku melihat Mila pergi dengan tubuhnya yang sedang hamil aduhai dan terlitas di benakku untuk melakukan asupan abg.

Kemudian aku pulang dulu sembari mencari alasan kepada istriku agar aku bisa keluar kembali. Singkat cerita istriku mengizinkanku keluar dengan alasan mau ikut nongkrong dengan bapak-bapak komplek yang siap-siap untuk ronda.

Sampai di rumah Mila, Mila langsung membukakanku pintu dan mengizikan ku masuk serta mempersilahkanku duduk di ruang tamunya yang sempit itu. Awalnya bilang Mila bilaang bahwa dia belum mampu membayar uang yang waktu itu yang kupinjamkan untuknya.

“Lah,,,kalau kamu belum bisa bayar utang, ngapain aku di undang ke sini Mil ??”.Ujarku.

Mila hanya terdiam sambil menundukan kepalanya dan tak lama dari itu suara tangisnya terdengar. Secara spontan akua langsung mendekatinya sambil membelai rambut panjangnya sambil berusah untuk mendiamkannya.

Istri Tetangga yang Hamil

Istri Tetangga yang Hamil | novelasupan.com

Saat itu Mila mulai sesenggukan dan merebahkan kepalanya di pundakku. Dengan keadaan seperti itu aku merasakan kehagatan yang tidak bisa di jelaskan ketika kulit kami bersentuhan dan jantungku mulai berdebar tak karuan.
“Yasudah,aku pulang dulu ya”,Ujarku sambil mendorong kepalanya sambil aku beranjak bagun.

Belum sempat aku melangkah, Mila langsung menarik tanganku hingga badanku hampir terjatuh menimpa tubuhnya yang sedang hamil itu,namun tanganku langsung menahan dengan memegang sofa di belakangnya.

Saat itu wajah kami bertemu  dan hampir bersentuhan, aku melihat wajah Mila yang begitu manis sambil memeramkan matanya.

Tanpa menunggu lama aku langsung mecium lembut bibir Mila dengan mesra. Saat itu lah respon tubuh Mila mulai menggelinjang sambil melingkarkan tangannya ke leherku.

Secara perlahan aku mulai melumat bibir indah Mila sambil terdengar suara nafas Mila menderu di telingaku.

“Bang,kasih Mila kehangatan di malam ini ya” Ujar Mila.

Aku berhenti sejenak sambil memandangi wajah Mila  uyang sudah di penuh nafsu yang sudah tak terbendung.

 

Istri Tetangga yang Hamil | novelasupan.com

Istri Tetangga yang Hamil | novelasupan.com

Kemudian aku mulai memboping tubuh Mila kedalam kamarnya.di sana aku melihat kasur yang sudah rapih dengan bantal dan selimut yang terlipat.

Secara perlahan akau mulai merebahkan tubuh Mila di atas kasur,setelah itu aku muali mencium wajahnya yang sudah penah dengan nafsu dan sesekali mencium bibirnya yang imut itu.

Kamipun saling berbalasan melumat bibir satu sama lain,mungkin karena kami juga masih muda, Mila begitu lihat memaikan lidahnya di dalam rongga mulut dan permainan ini sangat beda sekali dengan istriku.

Mila mulai melumat bibirku,bahkan mengulum dan saat itu lah aku sambil berusaha membuka bajuku. Karena Mila waktu itu memakai daster yang sangat mudah ku singkapkan dengan sekali tarik.

Setelah pakaiku lepas semua, aku muali menyikap daster mila ke atas dan membuka celana dalamnya yang masih ia kenakan.

Aku mulai menggesek-gesek sahabat kecil ku ke lembah kenikmatan Mila hingga menggularkan cairan hangatnya.

Aku menancapkan sahabatku secara perlahan kedalam lembah kenikmatan itu sambil membelai rambut dan menatap wajahnya.

“oooughhh…Mil…M3m*k…enak dan hangat sekali sayang…oooghhh…” aku tidak dapat menahan nikmat dan rasa hangat M3m*k Mila saat itu.

Secara perlahan aku menggoyangkan pinggulku sambil menikmati cairan hangatny dan desahan Mila saat itu.

Karena aku ingin menikmatinya lebih lama,aku menggoyang pinggulku secara perlahan samil menciumi pipi,leher,telinga dan bibirnya.

 

Aku mulai melihat wajah Mila dengan penuh kenikmatan,saat intu aku mulai mempercepat gerakan pinggulku dan menghantamkan sahabat kecilku kedalam lebih keras lagi.

oougghhhh…oougghhhh…aaaaggghhhh…Mil…Mila…Aku keluar: Akhirnya aku menupahkan semua cairan dari sahabat kecilku kedalam lembah kenikmat Mila.

Aku melihat wajah Mila tersenyem sambil membelai rambutku dan menciumiku berulang kali. Aku memeluk tubuhnya mesra sambil berkata dalam hati “Aku akan memenuhi kebutuhan setiap hari,asal bisa mendapatkan kenikmatan itu setiap aku butuh”.

 

 

Author: admin