Asyiknya Bersama Tante Girang – novelasupan.com akan membagi pengalaman berasal dari kisah nyata pembaca setia mimin yang bernama Jhon dan nama sudah mimin samarkan ya. Dan langsung saja kita mulai cerita dari POV Jhon.
Pengalaman ini baru 2 bulan yang lalu kualami dan merupakan hal yang pertamakalinya berhubungan intim dengan seorang wanita. Tepatnya seorang tante-tante sih.
Sebut saja namanya Tante Nad, beliau adalah seorang janda yang di tinggal menggal oleh suaminya 4 tahun yang lalu. Dan saat ini umurnya sudah 31 tahun dan punya seorang anak yang masih kecil. Oh ya,Tante Nad juga memiliki anak angkat yang bernama Fandri di mana Fandri ini adalah anak dari kakanya tante Nad sendiri. Dan pada saat ini Fandri berkuliah dan tinggal di kos yang sama denganku.
Asyiknya Bersama Tante Girang | novelasupan.com
Aku cukup akrab dengan Fandri dan untuk berteman masih masuk la pemikirannya, karena mungkin umur kami tidak jauh berbeda di mana Fandri lebih muda 2 tahun dariku. Sehingga aku dan Fandri sering keluar atau pergi jalan bersama.
Pekenalanku dengan tante Nad, adalah ketika kunjunganya kejakarta untuk menemui beberapa saudara termasuk anak angkatnya Fandri. Pada waktu itu aku di ajak makan siang bersama Fandri, dan katanya tantenya juga sering datang ke jakarta bersama anaknya yang masih kecil.
Fandri berjanji bertemu dengan tantenya di sebuah mall yang cukup terkenal di Jakarta waktu itu. Setelah menunggu kurang lebih selama 30 menitan, akhirnya kami bertemu dengan tantenya.
Pertama aku melihatnya aku langsung terpesona melihat penampilannya yang begitu rapih,canti dan sexy. Wajahnya putih mulus dengan rambut yang panjang terurai,badan yang langsing dengan pinggang yang ramping, dengan tinggi kurang lebih 160cm dengan dada yang montok kencang dan menantang.
Jika dari yang terlihat mungkin ku prediksikan ukuran dadanya 34D, di balut dengan kemeja putih yang ketat dengan kacing atasnya terbuka sehigga si montok itu terlihat menonjol ingin keluar. Bokongnya yang bulat sintal terlihat sangat padat. yang membuat adik keciliku meronta-ronta di dalam celana.
Aku sungguh terpukau melihat tante Nad yang begitu wawww, bahkan dengan cara jalan yang terlihat seperti model catwork sebagai pendukung keseksian dari bokong tante yang sangat padat. Jujur saja aku ingin meramas dan dan pantatnya,tangan laknat ini sudah mulai gatal rasanya.
Asyiknya Bersama Tante Girang | novelasupan.com
Setelah itu kami saling berkenalan dengan bejabat tangan, tangan yang kecil dan begitu lebut di rasa oleh kulitku. Dan kami lanjut berjalan menuju tempat makan yang sudah di janjikan untuk makan bersama di sana.
Sesampainya di sana kami makan siang dan sambil berbincang-bincang, karena tante Nad ini orangnya cukup gaul rasanya perbincangan kami itu nyambung-naymbung saja.
Setelah dari itu kami pulang kembali ke kosan di antar tante Nad dan sangat di sayangkan akut tidak meminta no tante Nad. Selepas dari hari ini kami jadi sering bertemu dengan tante Nad,karena beli mengajak kami untuk makan siang dan jalan-jalan.
Dan karena momen yang seperti ini, aku jadi semakin menginginkan tanta Nad. Dari lah tante Nad jadi lebih sering bertelponan denganku daripada dengan anak angkatnya. Kadang kami hanya mengobrol biasa,bahkan tante Nada sempat memintaku untuk menjadi anak angkatnya dan aku hanya mengangapnya hanya basa-basi saja.
Tak terasa sudah beberapa kali bertemu dengan tante Na dan menjadi benar-benar sangat akrab, bahkan tante Nada sempat mengajaku untuk tidur di tempatnya. Awalnya aku menolak, tapi tante Nad tetap memaksa seperti anak kecil dan akhirnya aku terima ajakanya.
Sebenarnyapun aku hanya berpura-pura menolak ajakanya, padahal aku sangat ingin untuk menginap bersama tante Nad. Malam itu aku dan tante Nad duduk bersama di lantai atas teras rumahnya dengan susasana angin malam yang menyejukan.
Karena aku dan tante Nad sudah akrab, aku mencoba bertanya-tanya sesuatu hal yang nakal.

“tante gk ngerasa kesepian,kalau malam gk ada yg temeni tidur…”,candaku
Tante Nad hanya diam beberapa saat dan sambil tersenyem menjawab “Nakal juga kamu ya…”
emang sih kesepian…tapi mau gmana…gk ada yang mau menghibur: tambahnya lagi.
“hahaha…kalau boleh…aku mau kok menghibur tante”,candaku kembali.
“hahaha…emang kamu bisa apa…belum ada pengalaman,terus tante malah kecewa lagi” tanyanya sambil memancingku
Asyiknya Bersama Tante Girang | novelasupan.com
“iya sih…tapi setidaknya aku pernah lihat dan tau cara-cara sama posisinya loh tan” jawabku sambil menantang
“yuk masuk aja…tambah dingin aja nih di sini” ajaknya dan mengubah topik pembicaraan
Tante Nad memintaku untuk mengunci pintu, setelah itu tenya tante Nad berdiri di belakangku dan kami saling berhadapan dan bertatapan cukup lama tanpa bicara apapun. Saat ini pikiran ku mulai kacau dan berpikir yang tidak-tidak.
Benar saja tiba-tiba tante Nada memegang kedua tanganku dengan senyuman nakal menariku ke kemar. Aku di dorongnya dan terduduk di ranjang yang lebar itu. Tante Nad mendatangiku dengan melompat dan duduk di pahaku.
Keduatangannya memegang erat rambut belakangku dan dengan tiba-tiba tatapan matanya yang indah berubah menjadi tantapan nafsu yang sangat besar.
‘tunjukin ke tantae,kalau kamu memang tau cara-caranya” ujarnya kepadaku.
Setelah itu dia langsung menciumi bibirku dan lidahnya bergerak cepat di dalam rongga mulutku, dan aku ikut membalasanya. Tubuh kami saling bergerak maju mundur mengikuti irama kepala dan lidah kami yang bergerak.
Di saat itu aku baru sadar, nafsu tan Nad sangat bersar sekali, semua terlihat dari caranya melumat bibirku dan lidah buasnya bermai di rongga mulutku yang terkanda ia menghisap lidahku juga.
Akupun tidak berpikir apa-apa lagi, pikiranku pada saat itu hnaya memuaskan tante Nad dan melampiaskan nafsuku terhadapnya yang selama ini sudah tertahan,
“emmm…emmmm…sshh…aaghhh…ah…”, suranya mendesah
Sesekali tante Nad menggigit bibir bawahku, dan aku membalas menggigit bibir atasnya. Kupegang kedua pahanya dan kuelu-elus paham dalam serta paham luarnya, yang meningkat ke cengkramanku ke bokong indah tante Nad.
“ahh…”,teriaknya kecil
Karena aku ingin merasakan dada montok itu, tangan kananku memeluk erta pinggang yang ramping itu sampai buah dananya menempel ke dadaku. Aku merasakan betapa besarnya dan empuknya dada itu. Aku juga merasakan putingnya yang mengeras di dadaku.
“aahhhhh…” desahnya kembali
CERITA SEX TANTE
Akhirnya kumasukan jari-jariku ke m*m*k tante Nad yang kurasakan sudah basah dengan cairan yang sangat hangat dan bau yang sangat khas namun menggairahkan. Kupegang pergelangan tangan tante Nad dan mengangkatnya sambil masih berciuman.
Setelah cukup lama kami berciuman, tante Nad berdiri dan melepaskan baju, celana dan celana dalamnya. Di saat itulah aku melihat pemandangan yang sangat menakjubkan ketika tante Nad mengangkat kedua tangannya , dadanya yang sangat montok itu terangkat lalu dan turun kembali.
“aaaAhhhh…apa ini hanya khayalanku saja??” Ujarku dalam hati sambil tetap memandangi keindahan yang dunia berikan.
Aku tidak malu-malu lagi dengan tante Nad,aku menyusulnya untuk melepaskan pakaiaanku semua sambil melihat bagian m*m*k tante Nad yang sepertinya sudah di cukur habis.
“di cukur tante ???..” tanyaku, namun tante Nad hanya membalasnya dengan senyeman dan tak berkata apa-apa.

Setelah itu kami berciuman kembali dan mulut kami berdua sudah semakin penuh bercampur begitu kental yang menetes dari sela-sela bibir kami. Tiba-tiba tante Nad menyedot semua ludah itu dan melepas mulutkan.
Kemudian kubungkukan badanku sambil medorong tubuh tante Nad sedikit kebelekang sehingga wajah sudah berada di dadanya.
“besar banget tante…” kataku spontan, aku tidak melihat matanya namun aku tahun dia tertawa bahagia mendengar itu.
Kubuka mulutku selebar-lebarnya dan sedikit agak memaksa untuk menelan dada montok tante Nad. Kuremas,kujilat,kusedot dan terkadang ku gigit kecil punting yang sangat nikmat itu, semuanya itu kulakukan berulang kali sampai aku puas.
Aku sudah tak tahan lagi, aku beranjak menunju bawah dan langsung menjilat sambil menggit kecil itieel tante Nad.
“ssssshh..aghhh..aaaahh..” desahnya sampai membuatku semakin bernafsu.
Kujilati m*m*knya seperti es krim. es krim yang menggeluarkan cairan yang tak pernah habis. Selama dalam posisi kepalku di apit oleh paha tante Nad dan tangannya memegang kepala sambil menggoyangkan pantatnya naik turun sambi jari memmainkan lubang kenikmatan itu.
“ahhhh.aaagghhh…enak…” kata tante Nad dengan bernafsu
“ahhhhhhhhh….” ujar tante Nad berulang kembali sambil mengejang-ngejang.
CERITA SEX TANTE
Tak lama dari itu keluar kembali cairan putih yang cukup kental dari dalam m*m*knya yang membasahi jari dan mulutku serta dagu. Aku tidak tau entah cairan apa itu ,tapi baunya tak cuku[p sedang.
“haaahhhh..aahhh…hhaaaa…” suarnya kecepeakan di sertai keringat yang menyucur deras.
“Jilatin jhonnn…jilatin ya…jilatin sampai bersih” kata tante Nad dengan manja kepadaku
Awalnya aku tak mau,tapi setelah berulang kali di dia meminta dengan manjanya, akhirnya kulakukan juga. Pahal saat ini aku sudah ingin memasukan tititku kedalam m*m*k tante Nad yang nikmat itu.
Setelah itu aku menimpa tante Nad , dadanya yang besar itu mengganjal tubuhku serta kubiarkan tititku terjepit di atas tubuh kami berdua. Kedua tangannya melingkari leher, kakinya melikat dan melipat ke pungguku.
Tanganku meraba pingganggnya dari atas kebawah dan tangan yang satunya membelai rambutnya yang panjang. Tubuhny terlihat sangat berkeringat sekali. Dengan sengaja aku menggerkan tubuhku maju mundur-maju mundur utuk membuat tititku bergesekan dengan m*m*knya, kulakukan itu berulang kembali hingg dia bernafsu kembali.
“Jhon, tante suka banget dengan caramu ngobokin m*m*k tante” kata tante Nad memujiku
“jadi gmana.., tante puas gk…” tanyaku
“puas banget…ini aja tante sudah kecapekan…”
“tapi tenang aja,tante masih kuat kok” lanjutnya menggoda
CERITA SEX TANTE
Tanpa banyak bicara, aku langsung mencium bibirnya kembali pertanda ronde selanjutnya mulai.
“hhhhhmmmmmmmmp…heemmmp…hmmmp” desahnya kembali yang menunjukan tante Nad bernafsu kembali. Perlahan-lahan aku mulai merasakan putingnya mengeras kembali di dadaku dan tangan kakinya mulai memeluk badanku lebih erat lagi,
Kemudian tanta Nad mendorong badanku kesamping untuk bergantian posisi. Dengan senyuman dan tatapan nakal tante Nad memundurkan posisinya ke bawah sambil melihat titiku yang sudah tak karuan kerasnya.
“woww…lumayan juga ya punyamu jhon” katanya bernafsu sambil memengang titiku dan menjilatnya
” tadi kamu kan sudah,sekarang giliran tante yang buat kamu kecepakan” sambungnya kembali
Dengan posisi kaki yang terbuka lebar, tante Nad muali menjilati tititku mulai dari bantang hingga ujung tititku dengan sangat bernafsu.
“ahh..ahh…aghhhhh” teriaku menikmati
CERITA SEX TANTE
Sebelum cairan dari dalam tititku keluar, aku mendorong kembali tante Nad. Ku buka lebar pahnya dan dengan nafsu yang membara aku measukan tititku kedalam m*m*knya.
“waduh..jhoon..enak sekali..aggggggghhhhh…” desahnya kembali
Mendengar itu aku mempercepat gerakanku menggenjot tante Nad demham semangat. Beruang kali kudegar desahan tante Nad kenikmatan.
“jhon…ahhh…ahhhhh…kok lamaaa…” tanya tante Nad
“kamu belum kelar ya, m*m*k tante udah pans banget nih” sambung nye kembali
“bentar tante…ahhhh… sedikit …lagiiiii…” jawabku
“ahhhh.aaagghhh…oooougggh…aggggh…” aku keluar sayang teriakku dengan nikmat ke tante Nad.
Tante Nad menggunci patatku dengan kakinya sehingga Bibit bangsa kelur semua dari tititku ke m*m*k tante Nad, Kulihat senyum nakal dari wajah tante Nad sambil menciumi bibirku kembali.
“kita bobo dulu aja ya sekarang,tante penge lanjutin tapi masih lemes banget” katanya
“ia tante,aku juga cepek banget, tante emang top banget” balasku kembali.
Begitu lemas dan akhir nya kami tidur sambil berpelukan dengan posisi yang belum berubah. Dari sejak saat itu tante Nad mungkin semakin sayang denganku begitu juga sebaliknya.
Ia juga memenuhi kebutuhanku dan keperluanku. Dalam 2 Bulan terakhir ini jika ku hitung kami bercocok tanam kurang lebih 34x. Bahkan jika ada selah waktu sedikit saja kami menyempatkan untuk melakukannya.









